Langsung ke konten utama

TERHUBUNG DENGAN SEMESTA

TERHUBUNG DENGAN SEMESTA

Infrastruktur di Indonesia akhir-akhir ini digenjot pembangunannya, khususnya yang menyangkut infrastrukrur transportasi. Pembangunan jalan tol yang menghubungkan antar kota dan antar propinsi, pembangunan pelabuhan laut yang memungkinkan tol laut dapat menjadi andalan untuk distribusi barang dan penumpang antar pulau. Juga pembangunan pelabuhan udara di pelbagai kota besar dan kecil agar mampu didarati oleh pesawat yang lebih besar, sehingga memudahkan arus masuk keluar penumpang di suatu kota. Semua usaha pembangunan infrastruktur transportasi ini bertujuan agar semakin memperlancar hubungan melalui darat, laut maupun udara. Meski banyak juga yang menentang pembangunan infrastruktur, yang dikatakan menelan anggaran triliunan tersebut hanya menguntungkan pihak tertentu, bukan untuk rakyat. Cara pikir seperti itu, sebenarnya tidak pantas dilontarkan oleh orang yang menjadi tokoh publuk intelektual yang seharusnya mampu memandang sesuatu secara holistik. Karena keterhubungan tersebut dimaksudkan untuk memperpendek waktu tempuh dan mengurangi biaya distribusi serta membuka wilayah ekonomi baru, yang ke depan akan sangat berguna bagi kesinambungan perekonomian. Lancarnya hubungan sangat dibutuhkan di masa kini dan masa mendatang. Tetapi dimaklumi saja orang yang 'nyinyir' karena sebenarnya merekalah yang hanya mementingkan diri dan kepentingan pragmatis ingin berkuasa dengan mengatas namakan rakyat.

Banyak manusia yang tidak menyadari kelancaran arus transportasi, arus informasi dan arus komunikasi menjadi salah satu faktor majunya suatu peradaban. Lihat saja perjalanan sejarah kehidupan, yang mengalami perubahan dan berkembang drastis seiring dengan kemajuan zaman. Dulu transportasi hanya mengandalkan tenaga manusia dan binatang seperti kuda, sapi dsb, tetapi sekarang sudah berkembang pesat dengan berbagai alat transportasi. Ini menunjukkan betapa pentingnya model hubungan yang maju untuk menunjang kehidupan. Kesadaran akan pentingnya faktor hubungan yang lancar, menjadi kunci mengembangkan peradaban. Suatu saat ketika ilmu pengetahuan teknologi dan artificial intelligence semakin maju, maka untuk berpindah ke tempat lain menggunakan teleportasi adalah ''teknologi yang bisa membawa manusia 'melesat' ke tempat tujuan dalam sekejap'' Sementara ini teknologi teleportasi sudah ditemukan oleh ahli di China, ''Pada tahun 2010 ilmuan dari University of Science and Technology of China di Shanghai berhasil membuat teknologi teleportasi. Pada uji coba pertama telah memindahkan foton dari tempat mereka bekerja ke suatu tempat sejauh 97 kilometer'''. Bisa dibayangkan kalau hal tersebut terjadi maka manusia akan mengalami lompatan peradaban

Banyak orang tidak menyadari kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan artificial intelligence, lalu pada saatnya hanya bisa tercengang cengang kalau hal tersebut terjadi. Evolusi kehidupan ini akan terus berlanjut dan semakin maju dengan teknologi tinggi. Adalah kewajiban manusia untuk menyadari hal tersebut agar tidak ketinggalan. Namun yang juga penting adalah kesadaran keterhubungan dengan semesta, karena itu juga salah satu kunci untuk majunya peradaban. Jangan lagi memandang dunia ini dari masa lampau saja, tetapi berpikir dan bermimpi akan masa depan yang maju. Sebagian besar masyarakat dengan budaya 'tahayul', masih saja percaya dan berdebat tentang hal gaib, juga tentang ideologi, maupun keyakinan yang ujung ujungnya pertikaian dan peperangan. Fanatik dan kurangnya wawasan berpikir menjadikan manusia dengan bangsa nya menjadi tertinggal. Bangsa lain sudah berpikir bagaimana bermigrasi ke planet lain, ada manusia dan bangsa sibuk bertikai tentang keyakinan dan hal lain yang tidak perlu dan penting untuk kemajuan evolusi semesta.

Sayang memang, tetapi bisa juga dimaklumi karena biasanya pemimpin kelompok masih berpegang teguh pada dogma dan doktrin, yang hanya cocok pada saat zaman nya dogma dan doktrin dikeluarkan. Selain itu, para pemimpin mereka hidup dari situ dengan 'berjualan' dogma dan doktrin, kalau ada hal baru yang merebut lahan hidup mereka tentu akan ditentang. Lihat saja cara mereka menakut nakuti anggota kelompok untuk jangan berpikir lain selain apa yang sudah tertulis, surga dan neraka adalah andalan utama para pemimpin kelompok yang tidak membuka diri dengan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan Artificial Intrlkegincr.

Kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan Artificial Intelligence tidak bisa dibendung lagi. Hal yang dulu tidak masuk akal dan dipikir tidak akan terjadi ternyata dengan kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan Artificial Intelligence sudah nyata dan di depan mata. Kemampuan manusia berkembang sangat luar biasa menciptakan berbagai hal yang mempermudah hidupnya. Manusia telah terhubung dengan semesta, dunia ada di genggaman. Kemajuan ini akan membawa manusia pada peradaban baru, yang diwarnai dengan penggunaan AI (Artificial Intelligence). Banyak hal yang dulunya rumit pengerjaannya, sekarang telah dengan mudah dikerjakan oleh AI, misalnya di bidang kesehatan operasi tidak lagi manual, tetapi dibantu peralatan yang dijalankan melalui komputer.

Perubahan peradaban ini, suka tidak suka harus dilewati, apabila ingin bertahan hidup. Terjadi lompatan peradaban, yang mencengangkan banyak pihak, di berbagai bidang kehidupan akan mengalami percepatan kemajuan, sehingga model pendidikan harus menyesuaikan agar lulusannya tidak gagap dengan kemajuan tersebut. Bisa dibayangkan kalau dalam proses pendidikan masih menggunakan teori lama, ternyata dalam praktek sudah menggunakan teknologi yang baru. Lompatan peradaban ini, akan menjadikan banyak pekerjaan yang digantikan oleh AI (Artificial Intelligence) , tetapi juga lahir pekerjaan baru yang diakibatkan lahirnya teknologi baru, contoh yang sekarang baru marak adalah toko 'on line'.  Orang tidak lagi belanja di pasar, tetapi cukup lewat internet. Belum lagi sistem pembayaran, tidak lagi menggunakan uang tunai. Dan banyak hal lain yang mengubah cara dan gaya hidup.

Semesta sudah terhubung dengan manusia, tidak ada lagi yang tersembunyi. Bahkan manusia yang belum lahir pun nanti bisa terdeteksi dengan kemampuan ilmu kesehatan. Sperma dan sel telur yang ada sudah dapat diketahui kecenderungannya akan menghasilkan manusia model bagaimana, dari segi kesehatan dan fisiknya dengan menggunakan rekayasa genetika. Sehingga kecenderungan negatif dari sel telur dan sperma dapat dihilangkan atau dimodifikasi, sehingga potensi bayi lahir dalam keadaan sehat. Karena perkembangan di dalam rahim pun akan dengan mudah diikuti dengan menggunakan peralatan modern. Ke depan manusia yang lahir adalah manusia pilihan yang akan lebih cerdas dan lebih sehat.

Keterhubungan manusia dengan semesta menjadi nyata, bukan hanya disampaikan melalui harapan yang berupa doa 'semoga anakku lahir sehat.'', semua sudah dapat diprogram sejak awal. Demikian pula kebutuhan manusia akan makanan, semua bisa direkayasa agar tanaman dapat menghasilkan dengan baik dan cepat. Binatang buas dapat pula direkayasa agar menjadi jinak dengan menghilangkan gen buas atau bagian dari otak yang menyebabkan berperilaku buas dimodifikasi. Dengan demikian manusia dapat bergaul dengannya.
Berbagai kemajuan menunjukkan semakin dekatnya keterhubungan manusia dengan semesta. Inilah kemajuan evolusi manusia dan semesta, yang akan menjadikan manusia semakin bertahan hidup dan semesta menjadi tempat yang nyaman dan indah untuk ditinggali. Surga bukan lagi diimpikan, tetapi akan menjadi kenyataan, di atas bumi seperti di dalam surga. Apakah ini akan menjadi nyata? Waktu yang akan menjawab dan membuktikan. Salam waras.

Mino,  04 Januari 2024
Rahayu. Rahayu, Rahayu
Kusumo Pawiro Danu Atmojo Jayadiningrat

Postingan populer dari blog ini

':RAHAYU NIR ING SAMBIKALA'

':RAHAYU NIR  ING SAMBIKALA' Suatu saat ketika pergi ke suatu desa yang agak pelosok di daerah Yogya untuk bertemu dengan seorang teman, saya mendapat petunjuk atau ''ancar-ancar'' letak rumahnya. Sesampai di daerah tersebut, karena memang belum tahu wilayah dimaksud, maka untuk meyakinkan, kemudian mendatangi suatu rumah yang kebetulan sedang ada beberapa orang duduk-duduk di teras bercerita. Dengan menggunakan bahasa Jawa, saya menyapa: ''Kulo Nuwun, nyuwun sewu, badhe tanglet, dalemipun pak... menika ingkang pundi?'' . Terjemahannya ''Permisi, maaf mengganggu, mau bertanya, rumahnya pak...itu yang sebelah mana?' Salah satu bapak yang  duduk di depan kemudian menunjuk salah satu rumah bercat biru, tiga rumah dari tempat tersebut. Kemudian salah salah satu bapak yang lain nyelutuk:'' Wah... Saking nagari, njeh? Ketawis saking ngendikane, mlipis.': terjemahannya ''Wah ... dari kota, ya? Kelihatan dari gaya bicara...

ALAM SEMESTA 'KITAB' TERBUKAx

ALAM SEMESTA 'KITAB' TERBUKA Mengamati kejadian di media sosial akhir-akhir ini, di mana terjadi saling klaim bahwa keyakinan atau kepercayaannya yang  paling asli dan paling benar, menimbulkan pertanyaan besar apakah Sang Pencipta yang disebut 'Tuhan' itu ada banyak sesuai versi masing-masing keyakinan kepercayaan.  Jangan-jangan 'Tuhan' itu narasi manusia yang memang memiliki daya khayal tinggi, dalam mencari jawab atas apa yang tidak diketahui atau di luar nalar manusia lalu disebut 'Tuhan'.  Bahkan belum bertemu pun sudah dapat memerinci sifat-sifat 'Tuhan' dan ciri-ciri bahwa ini karya 'Tuhan'. Bahkan 'Tuhan' direduksi seperti manusia bisa marah, dendam, iri, suka menguji, dan menghukum manusia, tapi juga maha kasih dan maha segalanya. Manusia yang sadar dan tidak mau diindotrinasi begitu saja tentu akan bertanya apakah 'Tuhan' yang diklaim paling asli, paling benar itu kah 'Tuhan' yang sebenarnya atau hanya ...

''SUGIH TANPO BONDHO''

 ''SUGIH TANPO BONDHO'' Mungkin  ada diantara kita yang menyalah artikan falsafah Jawa 'Sugih tanpo bondho'' yang terjemahannya :'Kaya tanpa harta'', bahwa kaya itu tidak harus memiliki harta. Pertanyaannya kaya yang bagaimana kalau tidak berharta? Orang kaya pasta ada hartanya. Harta adalah bentuk dari kekayaan seseorang, jadi tidak relevan kalau kaya tanpa harta. Namun perlu digali lebih dalam makna Filosofi tersebut. Filosofi ''sugih tanpo bondho'' muncul di latar belakangi oleh situasi pada zaman itu, yaitu di   masa penjajahan, di mana banyak rakyat yang menderita, secara ekonomi. Sebagai orang yang peduli pada kaum kecil, maka untuk memberi dukungan moril agar rakyat kuat menghadapi situasi tersebut lahir falsafah tersebut, yakni falsafah '''sugih tanpo bondho'' yang "'memiliki arti Kaya Tanpa Harta. Karangan sang kakak. dari Ibu Kartini yaitu RM Sosrokartono.''' Falsafah ini menunj...