Langsung ke konten utama

KUMPULAN RENUNGAN HARIAN


KUMPULAN RENUNGAN HARIAN

[19/11 06.55] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''mereka adalah anak-anak Allah, karena mereka telah dibangkitkan,''
Allah selalu menyertai dan berkuasa di dunia ini dan sampai nanti!!!
Apakah kita percaya atau meragukan penyertaan Tuhan di sini dan waktu nanti??
Selamat pagi.
Selamat menaburkan kebaikan di saat masih bisa.
Kapan dan dimanapun Allah menaungi, sebab dihadapan Allah semua orang hidup!!!
Berkah Dakem
[20/11 05.53] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''Yesus ingatlah akan daku, apabila Engkau datang sebagai Raja!''
Pertobatan dan kerendahan hati membuahkan Firdaus abadi!!!
Apakah masih ingin berpaling dari Raja Semesta yang menjanjikan Firdaus abadi???
Selamat pagi.
Selamat merayakan Yesus Raja Semesta Alam.
Raja yang penuh kerendahan hati, pengorbanan dan belas kasihan yang menyelamatkan diri kita!!!
Berkah Dalem
[21/11 05.33] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya''
Niat dan kehendak memberi lebih bernilai daripada besarnya!!!
Apakah kita masih ragu berbagi karena belum berkelebihan???
Selamat bagi 
Selamat berbagi kasih dengan hati.
Keikhlasan hati untuk berbagi, bukan soal besarnya!!!
Berkah Dalem
[22/11 02.13] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan.''
Tidak ada yang abadi di dunia ini!!!
Apakah kita mengejar dan memuja kemegahan dunia saja dalam hidup ini???
Selamat pagi.
Selamat memaknai hidup dengan lebih bijak agar tidak disesatkan.
Tubuh kitapun tidak abadi, jangan mengagungkan materi, jabatan, kuasa karena semua akan ditinggalkan!!!
Berkah Dalem
[23/11 07.22] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu,''
Tantangan, tekanan bahkan ancaman tidak menjadikan takut atau mundur!!!
Apakah kita berani bersaksi di tengah dunia yang serba hedonis???
Selamat pagi.
Selamat menjadi saksi Kabar Gembira yang tangguh.
Tuhan akan mengajarkan bagaimana kita berkata-kata, yang utama keberanian jadi saksi kebenaran!!!
Berkah Dalem
[24/11 06.17] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''bangkitlah dan angkatlah mukamu sebab  penyelamatanmu sudah dekat ''
Semakin mendekatkan hati pada Tuhan yang penuh belas kasih dan kekal!!!
Apakah kita mengarahkan dan menengadahkan hati  pada Tuhan setiap saat???
Selamat pagi.
Selamat bersandar pada kasihNya.
Penyelamatan Tuhan datang pada jiwa  yang tenang dan hati yang damai serta mengarahkan hati pada Tuhan yang kekal, bukan pada harta duniawi yang fana!!!
Berkah Dalem.
[25/11 07.36] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataanKU tidak akan berlalu.''
Hidup janganlah tenggelam  dalam ketakutan seperti orang yang tidak  berpengharapan!!!
Bagaimana dengan kita??? Apakah memiliki harapan untuk kehidupan kekal???
Selamat pagi.
Selamat membangun pengharapan agar tetap semangat melayani.
Dunia akan berakhir tapi janji keselamatan kekal, tidak pernah berakhir!!!
Berkah Dalem
[26/11 01.58] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan kepentingan duniawi,''
Melindungi hati dari pengaruh buruk berupa pikiran jahat dan keinginan duniawi semata!!!
Apakah setiap saat kita waspada terhadap godaan duniawi???
Selamat pagi.
Selamat membentengi hati agar pengaruh  buruk tidak merasuk dalam diri.
Tidak cukup hanya berjaga, tetapi berjaga sambil berdoa agar Tuhan menguatkan hati kita!!!
Berkah Dalem
[27/11 05.01] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia.''
Sepanjang hidup selalu berjaga siap sedia  dengan melakukan kebaikan demi kebaikan!!!
Apakah hanya pada orang masyarakat tertentu saja kita lakukan kebaikan???Kebaiakan yang pilih pilih???  
Selamat pagi.
Selamat memasuki minggu. Adven I.
Kualitas kesetiaan dalam berjaga ditunjukkan dengan menebarkan kebaikan pada siapa saja setiap hari!!!
Berkah Dalem
[28/11 05.26] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''Tuan aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.''
Semakin beriman semakin rendah hati, tidak sombong dan congkak!!!
Sebesar apakah iman kita??? Bagaimanakah sikap  kita terhadap yang miskin dan terpinggirkan???
Selamat pagi.
Selamat mempraktek iman dan kasih dalam melayani.
Memiliki iman dan kasih yang kuat mendatangkan berkat dan mukzijat!!
Berkah Dalem
[29/11 02.39] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ''karena semua itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan pada orang kecil.''
Menjadi pribadi yang sederhana dan selalu terbuka dengan kehendak Allah!!!
Tergolong yang manakah kita??? Orang bijak pandai atau orang kecil???
Selamat pagi.
Selamat membuka hati untuk menerima kehendak-Nya.
Hati yang terbuka dan sikap sederhana yang siap sedia melaksanakan kehendak-Nya yang akan  menerima rahasia Kerajaan Allah!!!
Berkah Dalem
[30/11 05.08] Kusumo Pawiro Danu Atmojo: ""Yesus memanggil mereka dan meteka segera meninggalkan perahu serta  ayahnya lalu mengikuti Dia''
Sikap siap sedia berarti berani memberikan diri seutuhnya untuk mengikuti Tuhan!!!
Apakah kita selalu siap sedia menjawab panggilan pelayanan???
Selamat pagi.
Selamat melayani Tuhan melalui sesama.
Menjawab panggilan Tuhan dengan tidak menunda dan siap sedia melayani sesama yang membutuhkan!!!
Berkah Dalem.

Postingan populer dari blog ini

':RAHAYU NIR ING SAMBIKALA'

':RAHAYU NIR  ING SAMBIKALA' Suatu saat ketika pergi ke suatu desa yang agak pelosok di daerah Yogya untuk bertemu dengan seorang teman, saya mendapat petunjuk atau ''ancar-ancar'' letak rumahnya. Sesampai di daerah tersebut, karena memang belum tahu wilayah dimaksud, maka untuk meyakinkan, kemudian mendatangi suatu rumah yang kebetulan sedang ada beberapa orang duduk-duduk di teras bercerita. Dengan menggunakan bahasa Jawa, saya menyapa: ''Kulo Nuwun, nyuwun sewu, badhe tanglet, dalemipun pak... menika ingkang pundi?'' . Terjemahannya ''Permisi, maaf mengganggu, mau bertanya, rumahnya pak...itu yang sebelah mana?' Salah satu bapak yang  duduk di depan kemudian menunjuk salah satu rumah bercat biru, tiga rumah dari tempat tersebut. Kemudian salah salah satu bapak yang lain nyelutuk:'' Wah... Saking nagari, njeh? Ketawis saking ngendikane, mlipis.': terjemahannya ''Wah ... dari kota, ya? Kelihatan dari gaya bicara...

ALAM SEMESTA 'KITAB' TERBUKAx

ALAM SEMESTA 'KITAB' TERBUKA Mengamati kejadian di media sosial akhir-akhir ini, di mana terjadi saling klaim bahwa keyakinan atau kepercayaannya yang  paling asli dan paling benar, menimbulkan pertanyaan besar apakah Sang Pencipta yang disebut 'Tuhan' itu ada banyak sesuai versi masing-masing keyakinan kepercayaan.  Jangan-jangan 'Tuhan' itu narasi manusia yang memang memiliki daya khayal tinggi, dalam mencari jawab atas apa yang tidak diketahui atau di luar nalar manusia lalu disebut 'Tuhan'.  Bahkan belum bertemu pun sudah dapat memerinci sifat-sifat 'Tuhan' dan ciri-ciri bahwa ini karya 'Tuhan'. Bahkan 'Tuhan' direduksi seperti manusia bisa marah, dendam, iri, suka menguji, dan menghukum manusia, tapi juga maha kasih dan maha segalanya. Manusia yang sadar dan tidak mau diindotrinasi begitu saja tentu akan bertanya apakah 'Tuhan' yang diklaim paling asli, paling benar itu kah 'Tuhan' yang sebenarnya atau hanya ...

''SUGIH TANPO BONDHO''

 ''SUGIH TANPO BONDHO'' Mungkin  ada diantara kita yang menyalah artikan falsafah Jawa 'Sugih tanpo bondho'' yang terjemahannya :'Kaya tanpa harta'', bahwa kaya itu tidak harus memiliki harta. Pertanyaannya kaya yang bagaimana kalau tidak berharta? Orang kaya pasta ada hartanya. Harta adalah bentuk dari kekayaan seseorang, jadi tidak relevan kalau kaya tanpa harta. Namun perlu digali lebih dalam makna Filosofi tersebut. Filosofi ''sugih tanpo bondho'' muncul di latar belakangi oleh situasi pada zaman itu, yaitu di   masa penjajahan, di mana banyak rakyat yang menderita, secara ekonomi. Sebagai orang yang peduli pada kaum kecil, maka untuk memberi dukungan moril agar rakyat kuat menghadapi situasi tersebut lahir falsafah tersebut, yakni falsafah '''sugih tanpo bondho'' yang "'memiliki arti Kaya Tanpa Harta. Karangan sang kakak. dari Ibu Kartini yaitu RM Sosrokartono.''' Falsafah ini menunj...