Langsung ke konten utama

GORO GORO 17

Semar mesti uwis yuswo tetep ora gelem ketinggalan babagan  sesrawungan, mula nbanjur njaluk tulung Gareng nukokke HP model terbaru. HP model boto wis ketinggalan. Gandeng Gareng iku anak sing bekti karo wong tuwo, mesti duite cupet tetap mangkat tuku HP model anyar kanggo romone.

Nompo HP anyar, Semar bungah banget karo ngomong  :'' Nuwun yooo ....  Reng, kowe pancen anak sing iso diandalke, ora nguciwakke wong tuwo .... Bedo karo Bagong dikon nukokke semoyo nganti setahun ora kelakon.'''
Banjur Semar diajari coro migunakke HP model anyar. Sawisi ngursus  kilat romone, Gareng pamit mulih 

Karo muring-muring Semar tangi jam 23.00 , ngoleki selop ro mbatin : ''Gek .... Ono opo bocah iki.'''
Tanpo pamit wong ngomah, Semar bladat lungo nang omahe Gareng.
''' Reng.     Reng .... Bukakno lawang .... Ono opo tho???'''

Gareng mbukak lawang njur takon : ''' Lho .... kok romo ndadak teko mrene???'''
Semar :'''Kowe ora ngenah bengi-bengi ngundang romo,'.. .  Iki wacanen, karo ngulurke HP''
'''Gareng memanggil '''
Karo nepuk njidat Gareng ngomong :''' Lha .....  angkat telepone tho romo, rasah mrene,'''
Semar. :''' Yo .... Mbok ditulis. 'Gareng menelpon',''
Opo meneh ono tulisan WA
''Pesan dihapus''
'''Kleru kamar....''
''' Yoo .... Aku watir kowe salah kamar ngendhi maneh,. Mesakno bojomu ''' Semar  jelaske.

Ambyyarrrr. 
Tetep update teknologi meski wis Lolita=Lolos Limapuluh Tahun.!!! Tur yo wis pensiun ....Ojo salah kamar meneh . .. mertobat. ..... 

Postingan populer dari blog ini

':RAHAYU NIR ING SAMBIKALA'

':RAHAYU NIR  ING SAMBIKALA' Suatu saat ketika pergi ke suatu desa yang agak pelosok di daerah Yogya untuk bertemu dengan seorang teman, saya mendapat petunjuk atau ''ancar-ancar'' letak rumahnya. Sesampai di daerah tersebut, karena memang belum tahu wilayah dimaksud, maka untuk meyakinkan, kemudian mendatangi suatu rumah yang kebetulan sedang ada beberapa orang duduk-duduk di teras bercerita. Dengan menggunakan bahasa Jawa, saya menyapa: ''Kulo Nuwun, nyuwun sewu, badhe tanglet, dalemipun pak... menika ingkang pundi?'' . Terjemahannya ''Permisi, maaf mengganggu, mau bertanya, rumahnya pak...itu yang sebelah mana?' Salah satu bapak yang  duduk di depan kemudian menunjuk salah satu rumah bercat biru, tiga rumah dari tempat tersebut. Kemudian salah salah satu bapak yang lain nyelutuk:'' Wah... Saking nagari, njeh? Ketawis saking ngendikane, mlipis.': terjemahannya ''Wah ... dari kota, ya? Kelihatan dari gaya bicara...

ALAM SEMESTA 'KITAB' TERBUKAx

ALAM SEMESTA 'KITAB' TERBUKA Mengamati kejadian di media sosial akhir-akhir ini, di mana terjadi saling klaim bahwa keyakinan atau kepercayaannya yang  paling asli dan paling benar, menimbulkan pertanyaan besar apakah Sang Pencipta yang disebut 'Tuhan' itu ada banyak sesuai versi masing-masing keyakinan kepercayaan.  Jangan-jangan 'Tuhan' itu narasi manusia yang memang memiliki daya khayal tinggi, dalam mencari jawab atas apa yang tidak diketahui atau di luar nalar manusia lalu disebut 'Tuhan'.  Bahkan belum bertemu pun sudah dapat memerinci sifat-sifat 'Tuhan' dan ciri-ciri bahwa ini karya 'Tuhan'. Bahkan 'Tuhan' direduksi seperti manusia bisa marah, dendam, iri, suka menguji, dan menghukum manusia, tapi juga maha kasih dan maha segalanya. Manusia yang sadar dan tidak mau diindotrinasi begitu saja tentu akan bertanya apakah 'Tuhan' yang diklaim paling asli, paling benar itu kah 'Tuhan' yang sebenarnya atau hanya ...

PENDEKAR DARI PUNCAK MERAPI 2

Cerita Bersambung (CerBung) PENDEKAR  DARI PUNCAK MERAPI (0002) Oleh: Ki Kusumo P.D.A.J Melihat situasi itu, tanpa pikir panjang Pandu meloncat mengarahkan tendangan mautnya ke lambung harimau. Tepat sebelum cakar harimau mencabik tubuh wanita ayu tersebut, tendangan Pandu yang disertai kekuatan tenaga dalam mendarat tepat di sisi kiri lambung harimau. Terdengar raungan keras harimau yang terlempar jauh beberapa meter dengan suara gedebuk, dan harimau tersebut terkapar dengan tulang rusuk serta organ dalam yang hancur. Pandu mendarat dengan sedikit oleng di sebelah wanita cantik yang kemudian tanpa sadar mendekapnya. Satu harimau terbujur kaku di tanah setelah mendapat tendangan mematikan Pandu. Tinggal satu harimau yang terlihat marah dengan mengeluarkan auman keras dan panjang. Sorotan mata harimau yang sebelumnya melihat ke arah temannya yang tergeletak di tanah, diarahkan ke Pandu yang sekarang berada di depan wanita itu sambil memasang kuda-kuda siap menghadapi harimau ya...